Selasa, 22 Juli 2014

Tips Menyembuhkan Mata Belek

Hola,,,??
Liburan semester adalah hal yang paling menyenangkan dan saya tunggu-tunggu. Namun liburan kali ini cukup tidak menyenangkan untuk saya, karena didesa saya penyakit mata yang bernama belek sedang mewabah. Anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, ataupun simbah semua kena. Lebih sialnya lagi saya juga ikut kena belek, ih iyuh.
Jujur saja ini pertama kalinya saya terkena belek. Gejala penyakit tersebut adalah mata memerah, berair, terasa panas, perih, pada kondisi yang parah mata menjadi sensitif terhadap cahaya, dan yang menjijikan adalah akan keluar banyak kotoran dipelupuk mata.
Berikut ini beberapa tips menyembuhkan mata belek.
1. Sering-seringlah mencuci muka dengan air hangat. Hal itu akan meringankan rasa sakit dan membersihkan kotoran yang keluar dari mata.
2. Gunakan obat tetes mata yang dibeli di apotek, karena obat mata dari warung belum bisa membunuh bibit penyakit yg menyebabkan belek tsb.
3. Kurangi dan kalau bisa jangan lakukan aktifitas diluar rumah. Jika memang terpaksa harus keluar gunakanlah kacamata.
4. Jangan menonton tv, bermain ponsel, laptop, atau gadget terlalu lama. Sinar yang dihasilkan dr alat" tersebut dapat membuat mata semakin parah.
5. Perbanyaklah konsumsi makanan yang mengandung vitamin A.

Baca juga : Cara sembuhkan biduran

Minggu, 08 Juni 2014

Jangan Dibaca Ini Penipuan,,,!!

Awas, anda bisa saja menjadi korban penipuan. Apa lagi bulan-bulan ini semua institusi pendidikan tinggi sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru. Bagi Adek-adek, Mbak-mbak, ataupun Mas-mas yang baru saja mendaftarkan diri menjadi mahasiswa, maupun yang sudah diterima harap HATI-HATI. Sekali lagi HATI-HATI. Kenapa? Karena teman saya, eh bukan, lebih tepatnya sahabat saya sejak TK kemarin baru saja tertipu sebuah SMS berisi permintaan pengiriman uang yang mengatasnamakan institusi pendidikan dimana ia telah diterima. Waktu saya tanya berapa jumlahnya, sahabat saya menjawab sekitar 3,5jt. Seketika kepala saya langsung senud senud (Aduhh iyuung gusti allah, itu uang kalo dia utangin ke gue bisa gue pake buat bayar spp variable semester depan, bayar uang kos,dll). Ya udah lah, itu tidak terlalu banyak (kata dia). Awalnya saya juga sempat emosi mendengar perkataanya tersebut. Tapi saya pikir dia benar juga, karena sulit memang untuk mencari pelaku penipuan tersebut.
   Mungkin hal-hal berikut ini dapat dijadikan pertimbangan untuk mengantisipasi agar tidak menjadi korban,
  1.    Berdasarkan pengalaman saya, sebelum membayar heregistrasi, sumbangan, ataupun biaya lainnya yang harus dibayar pada awal semester, biasanya kita diminta untuk mengambil kwitansi pembayaran terlebih dahulu di bagian keuangan kampus.
  2.    Pemberitahuan mengenai pembayaran biasanya tidak akan dikirim melalui SMS tetapi diposting di website institusi pendidikan yang bersangkutan. Secara logika, mahasiswa yang mendaftar ataupun yang diterima jumlahnya ribuan, masa iya kampus akan meng-SMS tiap calon maba, maupun maba satu persatu? Menurut saya itu sangatlah mustahil, istilah bahasa jawanya kampus itu “Kurang Gawean”.
  3.    Jika anda mendapat SMS mengatasnamakan kampus anda, kemudian meminta anda mengirimkan sejumlah uang dan kata-katanya  sangat meyakinkan, ada baiknya anda datang ke kampus dan mengkonfirmasi hal tersebut. Apakah SMS tersebut benar ataukah tidak.
Saya berharap anda tidak menjadi korban penipuan yang berikutnya,,,!!

Baca Juga : Cara sembuhkan mata belek